7 manfaat buah mangga manalagi

7 manfaat buah mangga manalagi

Mangga Manalagi atau mangga madu adalah salah satu dari sekian banyak jenis buah mangga. Nama mangga berasal dari bahasa malayalam yaitu "maanga" oleh orang-orang Portugis menjadi manga (bahasa Portugis), mangga, mango dll.

Mangga adalah nama jenis buah, demikian pula nama untuk pohonnya. Buah Mangga termasuk ke dalam margarin, mangifera yang terdiri dari 30 hingga 40 anggota suku Anacardiaceae.

Pohon mangga termasuk tumbuhan tingkat tinggi yang struktur batangnya termasuk dalam kelompok arboreus, yaitu tumbuhan berkayu yang mempunyai tinggi batang lebih dari 5 hingga 6 meter. Pohon Mangga bisa mencapai ketinggian dari atas tanah sampai pucuk daun antara 10 hingga 40 meter.

Di yakini buah mangga Berasal dari daerah di sekitar perbatasan negara India dengan Burma, & mangga telah menyebar ke Asia Tenggara sejak 1500 tahun yang lalu.

Tanaman ini bisa tumbuh dengan baik di dataran rendah dengan ketinggian 300 mdpl serta tingkat curah hujan sekitar 700-2.200 mm per tahun.

Kegunaan


Mangga ditanam terutama untuk buahnya. Buah yang matang dimakan dalam keadaan segar atau untuk campuran jus. Buah yang masih muda dirujak, atau dijajakan di tepi jalan. Buah ini juga diolah sebagai manisan, dikalengkan dan lain-lain.

Mangga Manalagi memiliki daging buah yang lebih padat dibanding dengan buah mangga lainnya, berserat, dan hampir tidak memiliki rasa asam sama sekali.

Mangga jenis ini memiliki daun yang lebih lonjong dengan bagian ujung yang runcing. Bagi yang menyukai tekstur buah yang padat dan berserat, maka Mangga Manalagi merupakan pilihan tepat yang bisa dikonsumsi.

Biji mangga dapat dijadikan pakan ternak atau unggas, tapi biasanya dibuang setelah diambil dagingnya. Di negara India dijadikan bahan pangan pada masa paceklik. Kayu mangga cukup kuat, keras dan mudah dikerjakan, namun kurang awet untuk penggunaan di luar. Kayu ini juga dapat dijadikan arang yang cukup baik.

Daun mengandung senyawa organik ekstrak etil asetat dan tarakserol-3beta yang bersinergis dengan insulin mengaktivasi GLUT4, dan menstimulasi sintesis glikogen, sehingga dapat menurunkan gejala hiperglisemia.

Dalam agama Hindu (kitab suci Weda) buah mangga dianggap sebagai “hidangan para dewa”. Daun-daun mangga kerap digunakan secara ritual dalam dekorasi upacara keagamaan atau perkawinan agama Hindu.

Perkembangbiakan Mangga Manalagi


Pohon yang menghasilkan mangga mulai berumur sekitar 3 tahun untuk bibit berasal dari bibit okulasi, berbuah dua hingga tiga kali setahun. Mangga manalagi atau manalagi madu, bila telah matang bagian tengah buahnya berbintik-bintik kecokelatan mirip warna madu.

Pohon mangga manalagi berbuah 200 hingga 300 biji, Bobot setiap buah rata-rata seberat 350 gram. Bentuknya bulat telor, panjang kira-kira 10-15 cm , diameter 7-9 cm. Warna kulit buah hijau tua.

Daging buah tebal, berwarna kuning kemerahan, bagian tengah agak pucat dan berbintik kecokelatan, dengan tekstur sedang serta kurang berair. Rasanya manis dan berbiji kecil. Bila sudah matang, buahnya mengeluarkan aroma harum.

Buah mangga manalagi akan lebih manis dan harum bila dibiarkan matang di pohon.

Perawatan Dan Pemeliharaan


Perlu perawatan intensif untuk memperoleh pohon mangga yang berbuah lebat, manis dan enak, setelah buah habis, tanaman dipupuk dengan pupuk kandang sebanyak 50 kg dicampur NPK 1/2 kg, yang ditaburkan di bawah pohon dengan jarak yang disesuaikan dengan besar pohon.

Sementara itu ranting atau cabang yang rusak dipangkas, demikian juga bekas tangkai buah yang habis dipetik. Setelah pemangkasan, biasanya akan muncul tunas-tunas baru. Pada saat itulah tanaman kembali dipupuk dengan KCI sebanyak dua genggam, yang dilarutkan dalam air dan disiramkan di bawah pohon .

Bila daun terlalu banyak, sebagian daun tua dikurangi dan dibuang. Saat muncul kuncup kuncup bunga, berikan Atonik untuk tanaman dengan dosis sesuai yang tertera di label.

Pemberian Atonik ini bisa dua kali, khususnya bila musim hujan, yaitu sebelum keluar kuncup bunga dan setelah terbentuk bakal buah, penyiraman dilakukan tiap hari atau 3 hari sekali.

Pemeliharaan seperti itu terus dilakukan sepanjang tahun. Supaya buah bisa matang pohon, lakukan pembungkusan buah. Selain agar buah berpenampilan menarik, juga untuk mencegah hama codot atau burung yang memakannya.

Nutrisi Yang Terkandung


  • Nilai nutrisi per 100 g (3,5 oz)

Energi 250 kJ (60 kcal), Karbohidrat 15 g, Gula 13.7, Serat pangan 1.6 g, Lemak 0.38 g, Protein 0.82 g, Vitamin A equiv. 54 μg (6%)beta-karotena 640 μg (6%), lutein dan zeaxanthin 23 μg, Tiamina (Vit. B1) 0.028 mg (2%), Riboflavin (Vit. B2) 0.038 mg (3%) Niasin (Vit. B3) 0.669 mg (4%), Asam Pantotenat (B5) 0.197 mg (4%), Vitamin B6 0.119 mg (9%), Folat (Vit. B9) 43 μg (11%), Vitamin C 36.4 mg (61%), Vitamin E 0.9 mg (6%), Vitamin K 4.2 μg (4%), Kalsium 11 mg (1%), Besi 0.16 mg (1%), Magnesium 10 mg (3%), Mangan 0.063 mg (3%), Fosfor 14 mg (2%), Kalium 168 mg (4%), Natrium 1 mg (0%), Zink 0.09 mg (1%).

Persentase merujuk kepada rekomendasi Amerika Serikat untuk dewasa.
Sumber: Data Nutrisi USDA.

Baca juga manfaat buah jeruk bali

Manfaat


1. Melindungi Tubuh dari Kerusakan Akibat Radikal Bebas

Buah mangga dikemas dengan polifenol-senyawa tanaman yang berfungsi sebagai antioksidan. Ini memiliki lebih dari selusin jenis yang berbeda, termasuk mangiferin, anthocyanin, quercetin, catechin, kaempferol, rhamnetin, asam benzoat dan banyak lainnya.

Antioksidan sangat penting, karena melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Radikal bebas adalah senyawa yang sangat reaktif yang dapat mengikat dan merusak sel-sel tubuh.

Penelitian telah mengaitkan kerusakan radikal bebas dengan tanda-tanda penyakit kronis dan penuaan. Di antara polifenol, mangiferin telah mendapatkan minat paling besar dan kadang-kadang disebut "antioksidan super" karena sangat kuat.

Uji tabung dan penelitian pada hewan telah menemukan bahwa mangiferin dapat melawan kerusakan akibat radikal bebas terkait dengan penyakit kanker, diabetes dan penyakit lainnya.

2. Dapat Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Buah mangga madu adalah sumber nutrisi penambah kekebalan sistem tubuh yang baik. Satu cangkir (165 gram) buah mangga manalagi menyediakan 10% dari kebutuhan vitamin A harian.

Vitamin A sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh yang sehat, karena nutrisi dari vitamin A dapat membantu melawan infeksi. Sementara itu, tidak mendapatkan asupan yang cukup vitamin ini dapat dikaitkan dengan risiko infeksi yang lebih besar.

Jumlah mangga yang sama menyediakan hampir tiga perempat dari kebutuhan vitamin C harian Anda.

Vitamin ini dapat membantu tubuh menghasilkan lebih banyak sel darah putih yang dapat melawan penyakit, membantu sel-sel ini bekerja lebih efektif dan meningkatkan pertahanan kulit tubuh.

Mangga juga mengandung folat, vitamin K, vitamin E, vitamin B, yang juga membantu menjaga sistem kekebalan tubuh.

3. Mendukung Kesehatan Jantung

Mangga manalagi mengandung nutrisi yang sangat baik untuk mendukung kesehatan jantung. Buah ini menawarkan magnesium dan kalium, yang membantu menjaga denyut nadi yang sehat dan pembuluh darah yang rileks, dan juga dapat meningkatkan tekanan darah secara teratur.

Buah ini juga mengandung antioksidan unik yang disebut mangiferin. Penelitian pada hewan telah menemukan bahwa mangiferin dapat melindungi sel-sel jantung terhadap peradangan, stres oksidatif dan apoptosis (kematian sel terkontrol).

Selain itu, buah ini dapat menurunkan kolesterol darah, kadar asam lemak bebas dan trigliserida.

Temuan ini cukup menjanjikan, penelitian tentang mangiferin dan kesehatan jantung pada manusia saat ini masih kurang. Karena itu diperlukan lebih banyak penelitian sebelum direkomendasikan sebagai pengobatan.

4. Dapat Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Mangga manalagi memiliki beberapa kualitas yang membuatnya sangat baik untuk kesehatan pencernaan pada tubuh manusia. Buah ini mengandung sekelompok enzim pencernaan yang disebut amilase. Enzim pencernaan memecah molekul makanan besar sehingga mudah diserap dalam tubuh.

Amilase memecah karbohidrat kompleks menjadi gula, seperti maltosa dan glukosa. Enzim-enzim ini lebih aktif dalam mangga yang sudah matang, itulah sebabnya rasa daging buah lebih manis daripada yang mentah.

Selain itu, karena mangga mengandung banyak serat makanan dan juga air, buah ini dapat membantu mengatasi masalah pencernaan seperti sembelit dan diare.

Satu studi empat minggu pada orang dewasa dengan sembelit kronis menemukan bahwa mengkonsumsi buah ini setiap hari lebih efektif dalam meredakan gejala sembelit daripada suplemen buatan pabrik yang mengandung jumlah serat larut yang sama.

Ini menunjukkan bahwa mangga memiliki komponen lain selain serat makanan yang membantu kesehatan pencernaan.

5. Mendukung Kesehatan Mata

Mangga manalagi penuh dengan nutrisi yang membantu mendukung kesehatan mata.

Dua nutrisi utama buah ini adalah antioksidan lutein dan zeaxanthin. Ini menumpuk di retina mata, bagian yang mengubah cahaya menjadi sinyal otak, sehingga otak dapat menafsirkan apa yang terlihat.

Di dalam retina, zeaxanthin dan lutein bertindak sebagai tabir surya alami, menyerap cahaya berlebih. Selain itu, mereka tampaknya melindungi mata dari cahaya biru yang berbahaya.

Buah ini juga merupakan sumber vitamin A yang baik, yang juga mendukung kesehatan mata. Kekurangan vitamin A telah dikaitkan dengan mata kering dan kebutaan malam hari. Defisiensi yang lebih parah dapat menyebabkan masalah yang lebih serius, seperti jaringan parut kornea.

6. Dapat Meningkatkan Kesehatan Rambut dan Kulit

Buah ini kaya akan vitamin C yang mendukung kesehatan rambut dan kulit. Vitamin ini sangat penting untuk membuat kolagen-protein yang memberi struktur pada kulit dan rambut. Kolagen dapat membuat kulit memerangi kekenduran dan kerutan.

Selain itu, buah ini adalah sumber vitamin A yang baik, yang mendorong pertumbuhan rambut dan produksi sebum-cairan yang membantu melembabkan kulit kepala dan juga untuk menjaga rambut tetap sehat. Terlebih lagi, vitamin A dan retinoid lainnya bermigrasi ke kulit dan melindunginya dari sinar matahari.

Selain vitamin A dan C, mangga manalagi kaya akan polifenol, yang berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan ini membantu melindungi folikel rambut dari kerusakan akibat stres oksidatif.

7. Membantu Menurunkan Resiko Kanker

Mangga kaya akan polifenol, yang mungkin memiliki sifat antikanker. Polifenol dapat membantu melindungi dari stres oksidatif, yang terkait dengan banyak jenis kanker.

Uji tabung dan penelitian pada hewan menemukan bahwa polifenol mengurangi stres oksidatif dan menghentikan pertumbuhan atau menghancurkan berbagai sel kanker, termasuk leukemia, kanker usus besar, paru-paru, prostat, dan kanker payudara.

Mangiferin, polifenol utama dalam mangga, mendapat perhatian karena efek antikankernya yang menjanjikan. Dalam penelitian pada hewan, itu mengurangi peradangan, melindungi sel terhadap stres oksidatif dan baik menghentikan pertumbuhan sel kanker atau membunuh mereka.

Sementara penelitian ini menjanjikan, penelitian pada manusia diperlukan untuk lebih memahami efek antikanker pada manusia.

Garis bawah

Mangga kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan dan telah dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan, termasuk efek antikanker yang potensial serta peningkatan kekebalan, pencernaan, mata, kulit, dan kesehatan rambut yang sangat baik untuk dikonsumsi.

Semoga bermanfaat

hartsltg

Komentar

Postingan Populer

8 manfaat buah pakel atau bajang

Budidaya tanaman porang atau iles-iles

Budidaya tanaman bawang merah