Manfaat tanaman wijen atau sesame

Manfaat tanaman wijen atau sesame

Wijen atau Sesame merupakan salah satu tanaman penghasil minyak nabati yang amat potensial untuk mendukung pengembangan aneka industri. Produk wijen makin dibutuhkan dalam aneka industri, terutama industri makanan dan minyak goreng.

Di Amerika dan Eropa, minyak wijen dipakai sebagai pengganti minyak zaitun atau minyak salad. Di samping itu, wijen banyak digunakan untuk isi burger, berbagai cake, dan biskuit. Penggunaan produk wijen telah meluas ke berbagai negara di Timur Tengah dan Afrika.

Oleh karena itu, wijen merupakan komoditas pertanian yang mempunyai peluang agribisnis atau agro-industri yang sangat prospektif sehingga layak dikembangkan di negara-negara atau daerah yang mempunyai keunggulan komparatif sumber daya dan kompetitif pemasarannya.

Manfaat wijen


Biji wijen dapat dikonsumsi sebagai bahan makanan dan diolah menjadi minyak wijen. Di India dan Indo Cina, minyak wijen umumnya digunakan sebagai pengganti (substitusi) minyak zaitun. Minyak wijen berkadar asam lemak jenuh amat rendah, sehingga peranannya tidak dapat digantikan oleh tanaman minyak-minyakan yang lain.

Minyak wijen juga tidak berdampak negatif terhadap kesehatan, bahkan minyak dapat menjaga vitalitas ataupun kebugaran jasmani. Biji wijen mengandung 50% minyak, 25% protein, 11% karbohidrat, dan sisanya bahan mineral.

Kandungan gizi biji wijen cukup tinggi dan komposisinya lengkap. Kandungan dan komposisi gizi dalam tiap 100 gram biji dan minyak wijen.

  • Nilai gizi per 100 g (3,5 oz)
  • Energi 3.699 kJ (884 kkal)
  • Karbohidrat 0,00 g
  • Lemak 100,00 g
  • Jenuh 14.200 g
  • Tak jenuh tunggal 39.700 g
  • Tak jenuh ganda 41.700 g
  • Protein 0,00 g
  • Vitamin Kuantitas% DV †
  • Vitamin E. 9% 1,40 mg
  • Vitamin C 0% 0,0 mg
  • Vitamin K. 13% 13,6 μg
  • Mineral Kuantitas% DV †
  • Kalsium 0% 0 mg
  • Besi 0% 0,00 mg
  • Magnesium 0% 0 mg
  • Fosfor 0% 0 mg
  • Kalium 0% 0 mg
  • Sodium 0% 0 mg

μg = mikrogram • mg = miligram IU = Unit internasional † Persentase diperkirakan secara kasar menggunakan rekomendasi AS untuk orang dewasa.
Sumber: USDA FoodData Central

Satu-satunya nutrisi penting yang memiliki kandungan signifikan dalam minyak wijen adalah vitamin K, yang memberikan 13% dari Nilai Harian per 100 gram (ml) yang dikonsumsi dan menyediakan 884 kalori.

Untuk lemak, minyak wijen kira-kira sama dengan lemak tak jenuh tunggal (asam oleat, 40% dari total) dan lemak tak jenuh ganda (asam linoleat, 42% dari total), bersama-sama menyumbang 80% dari total kandungan lemak.

Kandungan minyak yang tersisa terutama adalah lemak jenuh, asam palmitat (sekitar 9% dari total) sumber USDA.

Baca juga manfaat koro benguk

Biji wijen merupakan sumber makanan bergizi dan minyak nabati non-kolesterol yang berguna bagi kesehatan tubuh. Selain itu, biji wijen amat dibutuhkan untuk bahan baku aneka industri, misalnya industri farmasi, kosmetika, pestisida, peralatan listrik, dan lain-lain.

Minyak wijen (King Oil) mengandung "Sesamin" yang berguna untuk meningkatkan daya insektisida piretrum (tanaman aromatik dari keluarga daisy, biasanya memiliki dedaunan berbulu dan bunga berwarna cerah).

Dalam tatanan kehidupan sehari-hari, minyak wijen merupakan minyak goreng yang dapat mempertahankan mutu (kualitas) makanan yang digoreng, misalnya, keripik (cip) kentang yang digoreng dengan minyak wijen dapat tahan simpan sampai 3 bulan, sedangkan bila digoreng dengan minyak jagung hanya bertahan selama 3 minggu.

Selain digunakan sebagai minyak goreng, minyak wijen juga digunakan untuk pencampur margarine, minyak rambut, sabun, penerangan, pencampur insektisida, dan minyak urut. Di India dan RRC, minyak wijen digunakan sebagai bahan baku industri obat-obatan.

Hampir seluruh bagian tanaman wijen berguna bagi manusia dan lingkungan hidup. Limbah tanaman wijen berupa batang, daun, dan ranting amat berguna bagi pengawetan (konservasi) tanah kering yang kritis. Tiap kali panen, dihasilkan sekitar 25% dari total bahan kering berupa biji dan 5 ton bahan organik (limbah tanaman) yang amat berguna sebagai bahan konservasi tanah.

Biji dan minyak wijen berguna untuk kesehatan tubuh, karena mencegah beberapa jenis penyakit. Meskipun secara farmakologis belum dibuktikan, namun menurut penelitian ada lebih dari 12 penyakit yang dapat dicegah dengan biji wijen, di antaranya adalah:

1. Mencegah penuaan.
Caranya dengan mengonsumsi biji wijen secukupnya secara teratur, misalnya dibuat bubur yang dicampur dengan kacang merah.

2. Memperbanyak air susu ibu (ASI)
Caranya dengan menaburkan biji wijen di atas makanan atau masakan yang akan dimakan ibu-ibu yang sedang menyusui.

3. Mengatasi tekanan darah tinggi
Caranya dengan menumbuk biji wijen kering menjadi bubuk atau tepung, kemudian diseduh dan diminum secara teratur.

4. Mencegah penyakit kanker
Caranya dengan menaburkan biji wijen di atas makanan atau masakan atau dijadikan bubuk atau dibuat bubur untuk dikonsumsi secara teratur.

Semoga bermanfaat
Hart sltg

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer

8 manfaat buah pakel atau bajang

Budidaya tanaman porang atau iles-iles

11 manfaat lokio untuk kesehatan